Awan berarak dari istananya
Mega jingga mulai beranjak dari
persembunyiannya
Kicau kenari kecil memberi
ketenangan abadi
Insan manusia di bumi
Kini, pagiku kembali
Menyuguhkan sejuta pesona
warna-warni
Silap mentari
Harum embun pagi
Kabut-kabut tipis menyelimuti
Kini, pagiku kembali
Menawarkan pengobat hati
Menyejukkan paru-paru diri
Membingkai senyum suka cita
Menyambut hari-hari
Di tengah arus modernisasi
Kini, pagiku kembali
Bias masam tulang tandas oleh
rasa riang
Mewarnai dunia
Mencerahkan pikiran manusia
Bersamanya, aku menemukan penegak
Bersamanya, aku mampu berdiri
tegak
Puisi: Pagiku Kembali (MR:5)
Reviewed by Wahyuni Tri Ernawati
on
Mei 24, 2022
Rating:
Reviewed by Wahyuni Tri Ernawati
on
Mei 24, 2022
Rating:


Tidak ada komentar: