Di penghujung jalan kehidupan
Menanti-nanti kepergian
Bersama ruh yang tidak segan
Tidak segan untuk dijemput
malaikat Tuhan
Sosok tanpa peri yang menjadi
utusan
Awan laksana gumpalan
Riuh angin berhembusan
Warna pekat menjadi tanda
kegelapan
Aroma sakaratul menyengat ke
indera penciuman
Siap menerjang semua insan
Yang sudah digariskan Tuhan
Insan tak mampu menolak
Insan tak berdaya
Hanya butir debu dibanding
kekuasaan-Nya
Hanya ikhtiar dan tawakkal
memenuhi perintah-Nya
Bila batas usai
Gendang kematian bertalu bersama
dawai
Pasang mata tertelungkup
Semua menangis lunglai
Sampailah akhir perjuangan
Masa ditutup pintu-pintu kelakuan
Dosa dan amal dipertimbangkan
Tanpa narasi kebohongan
Tanpa embel-embel kedustaan
Hanya kejujuran yang tunjukkan
jalan
Siapa insan yang memanfaatkan
Siapa insan yang menyia-nyiakan
Reviewed by Wahyuni Tri Ernawati
on
Juni 24, 2022
Rating:


Tidak ada komentar: