Hati berbisik ingin berutara
Tentang pelabuhan rasa yang telah
lama diterka
Bukan . . .
Ini bukan sebuah usikan
Bukan pula romantika kecaman
Melainkan intuisi hati yang
mengganjal
Kau dan segala teka-tekimu
Hebat
Hingga sukar diruntuh
Kau dan segala semestamu
Dekat
Tapi nampak sangat jauh
Lantas, bagaimana cara tuk
merengkuh?
Menyatukan dua jiwa menjadi satu
Meleburkan rasa denganmu
Sementara, badai terus menderu
Khawatir tentang sesuatu
Yang tidak ingin berlaku
Padamu, pemantik rindu
Pelabuhan segala rasaku
Dengar bisikan hatiku
Ambil dan renung kala kau meragu
Agar tidak sebatas angin lalu
Puisi: Ketika Hati Berbisik (MR:6)
Reviewed by Wahyuni Tri Ernawati
on
Mei 26, 2022
Rating:
Reviewed by Wahyuni Tri Ernawati
on
Mei 26, 2022
Rating:


Tidak ada komentar: