Tak
semudah yang ku kira
Tak
semudah yang terucap dengan aksara
Aku
tahu, hatimu bukan baja
Meski
kau manusia 1000 daya
Aku
tahu, telah kuhancurkan rasa
Yang
tak kan tersusun lagi dengan sempurna
Maaf
. .
Kata
itulah yang sanggup ku ucap
Ketika
kau terdiam tanpa hasrat ingin berucap
Kau
biarkan aku menerka
Kau
biarkan aku tenggelam dalam lautan tanya
Sudahkah
termaafkan? Atau aku harus memohon tuk dimaafkan?
Aku
masih menunggu jawaban
Jawaban
dari pertanyaan yang kau abaikan
Maaf
. .
Jika
kataku terlalu menikam perasaan
Jika
yang terlontar tak seperti yang kau harapkan
Bukannya
aku sengaja menciptakan luka
Aku
hanyaa tak ingin kau tersesat lebih lama
Ku masih di sini menunggu dengan
pengharapan
Di temani rasa bersalah dan kesalahan
Tak bisakah termaafkan?
Tulisan ini telah tayang di hmisinteknews.com pada 06 Januari 2020
*Oleh:
Wahyuni Tri Ernawati (Kader HMI & Mahasiswi Fakultas Sains dan Teknologi
UIN Walisongo Semarang)
Reviewed by Wahyuni Tri Ernawati
on
April 23, 2022
Rating:


Tidak ada komentar: